Kebohongan, dusta dan kejahatan kata-kata telah mencemari hati setiap orang dibumi ini. tak ada peranannya lagi segumpal daging yang dinamakan hati dan tak adalagi keindahan keadilan, yang ada hanyalah keserakahan untuk mencukupi kepuasan nafsu semata. Kadang pemikiran yang bersih sering terkontaminasi oleh keserakahan duniawi dimasa moderenisasi ini.
Kebohongan sering dianggap benar dan kebenaran selalu tertindas oleh garangnya kebohongan. Pada keadaan seperti ini apa yang harus kita perbuat ? Apakah kita hanya terdiam ketika melihat seseorang yang bersuara tentang kekecewaan terhadap “pelayanan”, malah di hempaskan kedalam jeruji besi tak pandang pria ataupun wanita, Ataukah kita malah bangga ketika kita terpecah oleh dusta petinggi yang mementingkan kekuasaan semata dan apakah perbedaan yang tak berarti harus dijadikan sebagai ajang pemberontakan. Tentu saja kita sebagai orang yang mempunyai hati nurani tak akan sanggup melihat keadaan yang sangat memprihatinkan ini.
Sampai kapan kita akan terus didera keadaan memilukan ini, sampai kapan kita akan didera konflik yang berkepanjangan akibat hitamnya hati penguasa ? Entahlah, tak ada satu orangpun yang tahu akan hal ini, yang jelas negeri ini sedang dilanda krisis keadilan yang berkepanjangan, dimana disetiap penjuru negeri hanya terdengar dusta dan disetiap hembus napas hanya tercium aroma kemunafikan. Lantas apakah keadilan akan tegak dinegeri ini ? Nampaknya terasa sulit bahkan mustahil jika kita melihat keadaan sekarang yang bersuara bukan dengan suara hati.
Lalu kemanakah suara hati yang sepertinya telah punah dihantam erosi harga diri ? Kemanakah kebenaran yang harusnya menjadi kunci keadilan dizaman “edanisasi” ini ? entah dimana mereka berada, yang jelas mereka bersembunyi dan takut untuk keluar sebab dihadang kokohnya tembok kebohongan. Akibatnya kebingungan selalu menghantui kita saat mengambil sebuah keputusan diantara dua pilihan, dengan penuh rasa kebingungan kita bertanya-tanya yang salah yang mana ? yang benar yang mana ? Yang buruk yang mana ? dan yang baik ada dimana ? Jelas sudah bahwa kebaikan tak akan pernah menang dan keadilan tak akan pernah terdengar lagi jika yang kita suarakan adalah kebohongan, jika yang kita perjuangakan adalah kepalsuan dan jika yang kita hormati adalah sang pemonopoli keadilan.
Kehidupan kadang tak sekeras yang kita bayangkan dan tak semudah yang kita pikirkan. Sekeras - kerasnya kehidupan tak akan melampaui batas ketabahan, dan semudah-mudahnya kehidupan tak akan semudah memutarkan kapal dari haluan. menjalani kehidupan memang sangat melelahkan dan mengerikan jika kita mengaggap kehidupan sebagai suatu masalah, akan tetapi kehidupan akan terasa indah dan bahagia jika kita menganggapnya sebagai anugerah.
Inspirasi ?, Ya.. kata ini yang selalu menjadi alasan penghambat seseorang dalam berkreasi. Kata inspirasi memang sangat erat kaitanya dengan kehidupan sehari - hari, tanpa kata yang satu ini orang susah untuk berekspresi. Dan Karena susahnya inspirasi ini juga yang membuat saya menulis artikel yang sedang anda baca ini. Inspirasi kadang datang sendiri dengan cara tiba-tiba, tapi tak jarang juga ketika dibutuhkan justru inspirasi sulit dicari seperti menghilang entah kemana. Tidak heran jika seseorang mencari inspirasi sampai pergi jauh ketempat yang dianggapnya dapat menimbulkan sebuah ide atau gagsan yang berharga. Bahkan tak jarang orang yang rela mengeluarkan biaia untuk mencari sebuah kata berharga yang sangat mahal ini.
Sedih, luka, senang dan bahagia adalah sifat manusiawi yang pasti pernah dan akan dirasakan setiap manusia. Rasa sedih memang menyakitkan, tapi